Categorized | Artikel, Balita, Gizi Daur

Mengatasi Anak Sulit Makan

Topik di atas merupakan salah satu topik yang paling sering di perbicangkan khususnya pada kalangan ibu-ibu. Ketika saya mencoba memasukkan kata kunci tersebut ke Google, makan terdapat sekitar 394 ribu artikel yang membahas masalah tersebut, sedangkan ketika kata “Sulit” saya ganti menjadi kata “Susah” maka hasilnya 2 kali lipat, yaitu 604 ribu artikel. Hal tersebut menunjukkan bahwa banyak keluarga di luar sana yang mengalami kondisi tersebut

Apa yang dimaksud dengan anak sulit makan?

Anak sulit makan dapat didefenisikan sebagai kondisi dimana seorang anak tidak mau atau menolak untuk mengonsumsi makanan, apakah itu makanan tertentu dan atau makanan apa saja yang diberikan kepadanya.

Terdapat beberapa reaksi anak yangmengalami kesulitan makan, antara lain : menutup mulut saat disuapi, menyemburkan makanan yang masuk ke mulutnya, berlama-lama mengunyah makanan, dll.

Ketika ibu atau pengasuh memaksakan diri untuk memberi makan, maka yang terjadi adalah si anak menjadi rewel, memberontak dan tidak jarang bertindak aneh seperti memukul-mukul dan menhamburkan makanan di lantai.

Mengapa anak sulit makan?

Banyak faktor yang bisa menyebabkan anak sulit makan, tapi faktor yang paling besar kontribusinya ialah hilangnya nafsu makan anak serta gangguan proses makan.

Kurang nafsu makan sering menjadi kambing hitam saat ibu mengalami anak yang sulit makan. Kurang nafsu makan dapat timbul jika anak mengalami defesiensi beberapa zat gizi, misalnya Zinc dan Vitamin B, makanya obat penambah nafsu makan pada anak umumnya mengandung kedua zat gizi tersebut.

Penyebab lain adalah waktu makan yang kurang tepat, banyak ibu yang menunda-nunda memberikan makan ke anak karena alasan sibuk ngurus itulah, inilah dll, nah setelah semua urusan si ibu selesai, baru ia memberi makan si anak dan pada saat itu rasa lapar si anak sudah hilang dan si anak mulai menolak makanan yang diberikan.

Akar masalah penyebab anak sulit makan atau anak kurang nafsu makan ialah proses pengenalan makanan pada tahap awal yang kurang tepat, anak mulai diperkenalkan makanan sejak umur 6 bulan, karena sejak awal makanan yang diperkenalkan adalah Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) siap saji (pabrik), maka saat anak memasuki usia 1 tahun, dimana ibu mulai memperkenalkan makanan keluarga, maka sudah bisa dipastikan si anak menolak untuk makan, mengapa? karena sejak awal ia tidak diperkenalkan makanan tersebut.

Bagaimana cara mengatasi anak sulit makan?

Sebagaimana kami sebutkan sebelumnya, bahwa ratusan ribu artikel sudah membahas topik ini, dengan menyajikan berbagai macam tips. Pada bagian ini saya hanya mencoba mengurainya dari sudut pandang yang berbeda.

  1. Jika anak anda masih berumur 6 atau 7 bulan, maka hindari atau mungkin batasi pemberian MP-ASI siap saji, mulailah beralih ke makanan buatan rumah tangga.
  2. Lihat penyebab anak anda sulit makan, jika karena waktu makan yang tidak tepat, maka sebaiknya jika anak anda meminta makan,maka apapun yang anda lakukan, entah itu sedang menggoreng, mencuci atau mengerjakan tugas kantor, maka segeralah hentikan semua pekerjaan dan fokus memberi makan ke anak. Intinya adalah kenali waktu makan anak, untuk menghindari penolakan makanan
  3. Jika penyebanya adalah adanya gangguan pada organ mulut seperti sariawan dll, maka sebaiknya pilih makanan yang tepat dan temukan cara untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
  4. Sajikan makanan yang bervariasi, tampilan menarik dan rasa yang enak, ini adalah tips standar yang kadang sebagian besar ibu sulit untuk memenuhinya
  5. Anda harus faham bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda, sehingga tips-tips yang di berikan oleh artikel online atau cetak  bersifat umum dan belum tentu cocok untuk anak anda, jadi belajarlah dari anak anda bagaimana mengatasi masalah tersebut.
  6. Penggunaan suplemen penambah nafsu makan adalah alternatif terahkir

Semoga bermanfaat, jika anda memiliki pengalaman tentang penanganan anak sulit makan, silahkan berbagi dengan kami. Salam Gizi

One Response to “Mengatasi Anak Sulit Makan”

  1. memang ngga bisa sembarangan ya, banyak yang harus di pertimbangkan..

    terimakasih artikelnya, bermanfaat banget…
    happy blogging

Trackbacks/Pingbacks


Leave a Reply

Temukan literaturmu di sini

Loading